SEDIKIT PESAN KEPADA SAUDARAKU YANG SEDANG MENGELOLA BLOG ATAU WEBSITE

Upaya mulia yang harus kita lakukan adalah menyampaikan al haq ke tengah masyarakat sesuai dengan kapasitas atau kadar yang dimiliki. Diantara kita memiliki kemampuan atau hobi mengelola blog atau website yang harapannya dapat dikunjungi dan dibaca oleh pencari kebenaran. Bergelut di dunia internet memiliki tantangan yang cukup berat. Harus menyediakan waktu, pikiran dan biaya yang tidak sedikit. Ada saudara kita yang memiliki kemampuan keuangan tetapi tidak cukup waktu untuk mengelola akhirnya website nya terbengkalai bertahun-tahun. Ada juga yang memiliki waktu tetapi memiliki keterbatasan dana untuk membayar domain dan hosting per tahunnya, serta biaya akses internet yang harus selalu ada per bulannya. Nah, ada lagi kendala besar bahkan umumnya ini yang dihadapai yaitu terbatasnya ilmu untuk menulis artikel atau faedah atau nasehat yang ditujukan kepada pembaca.

Ringkasnya tantangan berat menyangkut :

  1. Biaya yang harus disiapkan
  2. Waktu yang harus dikorbankan
  3. Kesiapan ilmu untuk mendukung isi website

Berdasarkan paparan di atas tadi, berikut pesan penting kepada pengelola blog atau website :

  1. Banyak yang memiliki semangat tinggi untuk mengabadikan tulisan tangannya dengan cara membuat blog. Tapi tidak ada biaya yang cukup untuk membuat blog pribadi atau website. Banyak tawaran di dunia maya, bahwa membuat blog bisa gratis. Contohnya di wordpress dan blogspot. Sebelum memutuskan untuk menggunakan provider layanan gratis, pasanglah kewaspadaan kita dengan kata “gratis” tersebut. Terlebih lagi mereka umumnya berasal dari kaum kufar. Meski gratis, yakinlah ada misi dibalik kampanye gratis mereka. Misalnya wordpress dot org sangat jelas memasang ketentuan pengguna gratis, yaitu suatu saat jika kunjungan ke blog wordpress gratis mereka akan memasang iklan di halaman artikel kita. Bayangkan, isi artikel di dalamnya berisi ayat, hadits, perkataan para ulama dihiasi gambar-gambar iklan yang kita tidak mampu mengendalikannya, tidak mampu menghapusnya. Sementara iklan tersebut menampilkan foto-foto manusia, foto artis, iklan mobil dengan latar foto manusia, na’udzubillah. Demikianlah contoh konsekuensi menggunakan blog gratis.Selain itu, ada juga yang memanfaatkan wordpress gratis untuk bisnis, dagangan, jual-beli. Padahal, penggunaan wordpress gratis tidak diijinkan oleh wordpress. Jadi, jangan memaksakan diri menggunakan wordpress untuk tujuan bisnis, suatu saat wordpress akan menutup blog tersebut secara mendadak. Sementara data-data yang sudah ditampilkan cukup banyak, akan hilang begitu saja.Lain lagi dengan blogspot. Saat ini tampaknya belum ada gelagat blogspot menampilkan iklan seperti wordpress. Besutan google ini mungkin sudah terlalu kaya sehingga belum memasang aksi iklan seperti wordpress. Pengguna blogspot tidak akan bisa kalau tidak memiliki akun gmail. Mungkin alasan kunjungan menjadikan google masih diam dalam penayangan iklan di blog gratis blogspot. Sifatnya hanya pilihan, jika ingin menampilkan iklan dipersilahkan dengan mengisi semacam form online yang sudah disediakan. Tapi, sekali lagi pasanglah kewaspadaan misi dari penyediaan layanan blog gratis.
  1. Masyarakat online sekarang tidak seperti dulu. Saat ini mereka sudah semakin kritis. Jika ada alamat blog atau website dengan embel-embel wordpress, blogspot, co.cc, dll mereka akan malas mengunjunginya. Misalnya : namasaya.wordpress.com, atau namasaya.blogspot.co.id atau namasaya.co.cc akan berbeda dengan namasaya.com atau bisnissaya.co.id atau ekstension lainnya yang berbayar. Kenapa demikian? Sudah terlalu banyak di dunia internet para pelaku kejahatan, penipuan, penyesat yang menggunakan blog gratis untuk menjadi media mereka. Artinya, blog gratis kurang memiliki wibawa oleh para pengunjung. Memang, ada blog gratis yang mampu bertahan lama, kunjungan tinggi tetapi tidak ada hiasan iklan di halamannya. Hal tersebut karena pemiliknya memiliki kemampuan dan pengatahuan IT yang memadai. Lha, bagaimana dengan yang masih rendah kemampuannya IT nya? Oleh itu, lebih baik menggunakan website berbayar, bersih iklan dan terjaga wibawanya.
  1. Poin 1 dan 2 di atas terkait dengan pengguna blog gratis. Poin 3 ini terkait isi blog atau website baik yang gratisan maupun berbayar. Beberapa langkah telah dilakukan mereka yang membuka website berbayar. Setelah membeli domain dan menyewa hosting, dilanjutkan proses install blog atau website. Platform yang paling banyak diminati menggunakan wordpress.com. Perlu dibedakan wordpress.com berbeda dengan wordpress.org. wordpress.com disediakan untuk website berbayar, sedangkan wordpress.org untuk yang gratisan.Wordpress. com menyediakan banyak pilihan template yang bisa dipilih sesuai selera. Bagi pemula, harus banyak belajar instalasi agar tidak salah langkah, atau serahkan kepada rekan yang mengerti atau bayar jasa kepada ahlinya. Setelah semua siap maka langkah berikutnya adalah mengisi website. Inilah tantangan besar. mengelola website seperti orang kuliahan membuat makalah. Sebelum membuat isi harus ada konsep sistematika yang sesuai dengan tujuan dibuatnya website. Proses membuat sistematika ini perlu waktu, tidak bisa sehari jadi. Setelah sistematika siap, baru mulai mengisi rangkaian dan tautan di halaman website. Tentukan maka menu utama, mana menu plihan, mana yang dimaksud halaman [page] dan dimana tempat tulisan [post]. Demikian juga mana footer dan header serta dimana widget. Bagaimana mengunggah file media [gambar, suara, dokumen pdf, video, dll]. Selain itu, jika sewa hosting murah maka kapasitas file yang disediakan juga terbatas, misalnya 500 MB saja. Suatu saat terlalu banyak isi, kapasitas mendekati limitnya, akhirnya tidak bisa berbuat apa2, bisa error, bisa lelet. Tiga kemungkinan setelah itu: 1] menambah kapasitas, berarti menambah biaya sewa atau 2] mandeg tidak melanjutkan isi atau 3] menghapus file-file yang sudah ada.
  1. Jangan sembarang menghapus file yang sudah diupload di dalam website. Website yang sudah berusia tahunan akan terdeteksi oleh robot google, dan kemudian ditempatkan pada halaman pencarian google. Suatu saat artikel atau tulisan yang sudah masuk di halaman google dihapus [sengaja atau tidak sengaja] atau diubah nama file atau urlnya. Ini akan mengakibatkan link atau tautan yang hilang saat orang lain menemukan file di halaman google search. Setelah orang lain klik, ternyata hasilnya error alias tidak ada halaman yang dituju. Apakah akibatnya? Jika website yang terlalu banyak memilik link yang error atau kosong google tidak berminat lagi menempatkan website tersebut di halaman utamanya, halaman 1, 2 dan 3. Sementara kita, sangat antusias agar website dakwah khususnya agar banyak dikunjungi kaum muslimin, namun kenyataannya tidak ada di halaman utama google.
  1. Jangan asal copy paste artikel. Ini kaitannya dengan kesiapan ilmu. Ada artikel menarik dari blog ustadz fulan atau website ma’had A dicopy dan dipaste di halaman blog atau website yang dikelola. Sementara artikel yang ada di blog atau website sumber mempersyaratkan untuk copy seluruhnya [tidak dikurangi atau ditambahi] dan menyertakan sumbernya. Apa dampaknya copas? Jika website yang terlalu sering copas, lagi-lagi google tidak tinggal diam. Website tersebut dianggap melakukan plagiasi atau duplikasi. Tidak tanggung-tanggung hukumannya, google akan melakukan blacklist terhadap website tersebut, hingga waktu yang lama yang dikenal dengan google panda. Ini semacam mimpi buruk pemilik website yang terkena google panda. Kalau sudah demikian, upaya untuk menyebarkan al haq terhalangi kebijakan google. Sementara harapan untuk segera ditemukan kaum muslimin di seluruh dunia saat ini google menjadi andalannya. Lalu bagaimana langkahnya? Mau tidak mau pemilik website harus mampu membuat artikel orisinil. Jika website dakwah, berarti harus memiliki kapasitas ilmu yang memadai, bisa membuat artikel dari sumber langsung dari kitab para ulama. Berat… memang berat, semoga menjadi semangat untuk terus belajar.

Beberapa cara menghasilkan artikel orisinil :

  • Ada yang bagus dalam mengolah artikel, membuat artikel dari hasil catatan ta’lim kemudian disertakan sumber referensi di bawahnya : catatan ta’lim ustadz fulan pada pembahasan kitab… tanggal … Cara seperti ini menghasilkan artikel yang orisinil.
  • Bercerita tentang perjalanan sejarah dakwah dengan metode alamiah [istilah pakar penelitian disebut metode fenomenologi]. Ini berbeda dengan metode historiografi [sejarah]. Tulisan dibuat mengalir, dengan bahasa sederhana, sehingga pembaca seolah masuk atau larut di dalam kisah tersebut. Asal jangan banyak “ngarang” cerita yang dibuat-buat, insya Allah akan menghasilkan artikel yang orisinil.
  • Membuat beberapa kalimat/paragraf prolog selanjutnya silahkan copas artikel yang relevan yang ditandai dengan kalimat : “untuk lebih jelasnya silahkan baca artikel di bawah ini….”. insya Allah cara ini menjadikan artikel orisinil, meskipun hanya pada prolognya saja. semoga tidak terkena penalty dari google.
  • Menulis artikel ringan yang berisi tips atau cara atau kiat pada aspek tertentu bisa dari pengalaman pribadi atau dari banyak referensi. Misalnya cara sehat atau terapi menghilangkan rasa lelah karena terlalu lama duduk. Biasanya ini yang dialami oleh thulabul ‘ilmi.

Mungkin ada pertanyaan, “masa nggak boleh copas?” Jawabannya tidak ada yang melarang. Kalau copas jangan terlalu sering. Dijadwalkan saja misalnya 1 bulan sekali.

  1. Membangun link atau tautan antar website. Indikator yang dapat menjadikan website bisa tampil di halaman utama google adalah adanya tautan atau link antar website. Link keluar dan link ke dalam proporsional. Website yang terlalu banyak copas dan menyertakan sumber link di bawahnya berarti banyak membawa link ke dalam. Sebaliknya semakin bagus jika website dijadikan oleh website lain, link keluar. Logika berpikirnya, apa sebabnya orang lain akan membuat kita sebagai sumber referensi? Ahlusunnah menyakini bahwa yang paling berilmu adalah para ulama, sehingga wajar banyak yang merujuk ke kitab para ulama dan juga website para ulama. Seorang yang memiliki website akan mencari sumber referensi dari website seorang ‘alim dan tidak sebaliknya seorang ‘alim merujuk kepada orang yang kurang ilmunya.

Apa yang bisa dilakukan agar website kita dijadikan link oleh website lain?

  • Jika pernah membaca ajakan ayo tukar link, itu menunjukkan upaya untuk memperkuat websitenya dideteksi oleh google. Jika antar website ahlussunnah bisa membangun cara ini insya Allah hasilnya akan bagus. Namun, harus ada ketelitian dan kepercayaan satu sama lain, terlebih saat ini banyak fitnah.
  • Perlu kelapangan antar pemilik website untuk menjadi website lainnya yang sudah dipercaya pemiliknya atau pengelolanya untuk dijadikan tautan. Hal ini tentu berdampak semakin kuatnya link ahlussunnah.
  • Untuk bisa dijadikan tautan, tentu harus mampu mengolah tulisan yang berkualitas sebagaimana yang telah diuraikan di point 5.

  1. Meng-kampanye-kan website. Kampanye atau istilah lain memperkenalkan adalah cara agar website dikenal banyak orang. Harapannya agar semakin banyak kunjungan ke website. Namun, perlu diperhatikan sekali lagi, apa yang menjadi unggulan dari website kita? Kalau isinya dominan hasil copas dari website lain tentu websitenya tersebut akan ditinggalkan pengunjung. Kalau sudah ada sumber utamanya, pengunjung sering berkunjung ke website yang dominan copas. Atau anggaplah isi website tulisan orisinil, tetapi tidak bermutu, pengunjung pun akan pergi tanpa kembali lagi. Maksudnya point 7 ini adalah agar pemilik website sadar dengan kadarnya, harus sebanding dengan kampanye nya. Jangan melakukan kampanye bombastis atau serampangan tetapi kualitas websitenya tidak sebanding, apalagi website gratisan. Dalam meng-kampanye-kan website juga jangan menempuh cara-cara yang tidak terpuji seperti kirim lewat pengirim iklan massal, yang bisa mengirimkan alamat website ke ribuan website yang kita tidak tau keadaannya.

Demikianlah 7 pesan yang perlu diperhatikan oleh pemilik website [khususnya pemula] agar menjadi bahan pemikiran masa depan websitenya. Tentu masih ada hal lain yang perlu diperhatikan sebagai rambu-rambu di dunia website.

Semoga memberikan faedah bagi para pembaca. Jika ada kekeliruan silahkan disampaikan kritik untuk perbaikan.