Gambaran Lingkungan Ma’had Ibnul Qoyyim Balikpapan

Lingkungan sekitar ma’had merupakan wilayah pegunungan dengan kondisi topografi dari landai hingga curam. Secara geologi merupakan tanah keras berbatu. Jalan Projakal (yang menghubungkan Jalan Utama Balikpapan dengan Pelabuhan Ferry di Kariangau) berliku-liku dan naik turun.

Dari arah Pelabuhan Ferry Ma’had berada di sebelah kanan Jl Projakal. Posisinya dekat dengan pertigaan Jl Soekarno Hatta. Sebaliknya jika datang dari arah Jl Soekarno Hatta, maka posisi ma’had di sebelah kiri jalan.

Masyarakat berasal dari suku yang beragam, sebagian besarnya berasal dari Jawa, Banjar, Bugis, Kutai, dll. Bahasa keseharian selain bahasa Indonesia, juga ada bahasa daerah seperti bahasa Banjar, Bugis, Kutai, Jawa dan Paser.

Jarak dari ma’had menuju pusat Pemerintahan Kota Balikpapan sekitar 11 km

Pencapaian menuju Ma’had Ibnul Qoyyim

Transportasi Udara :

Jarak ma’had ke bandara sepinggan sekitar 11 km, dapat ditempuh sekitar 20 menit. Dari Bandara melewai Jl Soekarno Hatta ke arah Samarinda. Kemudian belok ke kiri di pertigaan Jl. Projakal mengikuti jalan menuju pelabuhan ferry Kariangau.

Transportasi Darat :

Terminal bus terdekat berjarak 2,1 km dari ma’had yaitu Terminal Bus Batu Ampar.

Sedangkan Terminal Bus Balikpapan Permai di pusat kota berjarak 11 km dari ma’had

Jarak ma’had ke Kota Samarinda 108 km dan dapat ditempuh sekitar 2 jam 15 menit.

Jalan Projakal dilewati oleh Bus AKAP seperti PO. Samarinda Lestari, Pulau Indah Jaya, dan

Tranportasi Laut :

Jarak ma’had ke pelabuhan laut Semayang adalah 12 km. Pelabuhan tersebut dekat dengan pusat Kota Balikpapan

Jarak ke Pelabuhan Ferry Kariangau 10,2 km

peta ibnul qoyyimLihat Peta